[Kata Dokter] Mengatasi Kucing Sakit Akibat Musim Pancaroba

Musim pancaroba merupakan musim peralihan antara musim penghujan dengan musim kemarau. Sebagai negara dengan dua iklim, Indonesia setiap tahunnya mengalami 2 musim pancaroba. Peralihan musim tersebut mempengaruhi perubahan suhu dan kelembapan. Hal ini memicu perkembangan mikroorganisme termasuk bakteri dan virus. Banyak sekali mikroorganisme yang memanfaatkan musim pancaroba untuk tumbuh dan berkembang. Misalnya saja bakteri dan virus yang mengakibatkan infeksi saluran pencernaan, infeksi tenggorokan, dan lain sebagainya. Lantas, bagaimana dengan kucing, apakah musim pancaroba juga berdampak pada kesehatan kucing? Apabila kucing anda mengalami demam, diare dan sakit tiba tiba saat pancaroba, maka anda harus mulai bersiap-siap memberi perawatan agar kucing kita tidak sakit akibat pancaroba.

Pada umumnya pada musim pancaroba kucing mudah terserang flu (cat flu), gastritis, enteritis, panleukopenia, dan calicivirus

Hal umum yang diserang oleh mikroorganisme disaat musim pancaroba adalah sistem imun. Sistem imun adalah sistem pertahanan sebagai perlindungan terhadap infeksi  yang masuk ke dalam tubuh. Sistem imun pada kucing ini, sudah didapatkan  saat fetus dan kolostrum susu induk saat menyusui yang disebut dengan antibodi maternal. Namun antibodi maternal ini hanya berlangsung di kucing dari 3-9 minggu saja karena seiring pertambahan bobot tubuh kucing. Setelah itu, kucing rentan terhadap infeksi bakteri, virus dan toksin. Pada umumnya pada musim pancaroba kucing mudah terserang penyakit seperti distemper, flu kucing (cat flu), gastritis, enteritis, panleukopenia, dan calicivirus.  Cara paling sederhana untuk mengobati kucing yang sakit disaat seperti ini adalah dengan meningkatkan kembali sistem imun kucing kita.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah cukup dengan hanya mengandalkan vaksinasi saja pada kucing? Jawabannya adalah tidak, kucing juga perlu adanya asupan tambahan dalam tubuh guna menjaga kesehatannya

Pada saat umur 3 bulan, kucing wajib diberi vaksinasi karena antibodi maternal yang didapat dari susu induk kucing sudah habis. Vaksin ini berfungsi sebagai Immune Booster, yang berarti meningkatkan kembali sistem imun kucing. Berikan dalam dosis yang pas agar tidak terjadi blocking dari vaksin itu sendiri. Lakukan juga pengulangan vaksinasi setiap kali vaksin yang lama sudah habis masa berlaku nya. Umumnya sekali vaksinasi cukup untuk waktu satu tahun. Ulangi lagi vaksinasi pada kucing pada tahun berikutnya.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah cukup dengan hanya mengandalkan vaksinasi saja pada kucing? Jawabannya adalah tidak, kucing juga perlu adanya asupan tambahan dalam tubuh guna menjaga kesehatannya. Saya sangat menyarankan untuk memberikan suplemen atau multivitamin sejak dini. Hal yang perlu kita perhatikan dalam pemberian multiviamin ini adalah komposisi yang terkandung di dalamnya. Ketika diminta saran oleh pemilik hewan tentang multivitamin seperti apa yang dibutuhkan oleh kucing? Saya selalu menjawab gunakan multivitamin herbal dengan kandungan alam guna meningkatkan sistem imun dan nafsu makan.

Mengenal Dr. Wiku dan Herbafit

Setelah bertemu dengan Dr. Wiku dari IPB sebagai penemu Herbafit, saya langsung tertarik dengan efek penggunaan Herbafit pada kucing. Herbafit merupakan produk multivitamin pertama di Indonesia yang memiliki komposisi dari bahan-bahan alami, tanpa menggunakan bahan kimia, serta banyak memberikan manfaat dengan hasil yang luar biasa dan aman bagi kucing. Ketika diajak ke tempat pengolahannya, saya baru tahu bahwa herbafit menggunakan bahan bahan alam seperti kencur, lengkuas, jahe, temulawak dan sirih. Tentu saja bahan bahan tersebut sudah disterilkan ketika diolah. Selain itu Herbafit juga dilengkapi dengan probiotik, enzim, molasses, susu segar dan sari buah.

herbafit mengatasi kucing sakit demam

Keuntungan serta manfaat yang akan didapatkan dengan penggunaan Herbafit diantaranya yaitu

  1. Meningkatkan serta menjaga sistem imun
  2. Menjaga sistem pencernaan
  3. Antioksidan
  4. Antibakteri
  5. Antifungal
  6. Antiinflamasi
  7. Anti kanker
  8. Pengontrol gula darah
  9. Penambah berat badan
  10. Serta meningkatkan nafsu makan

Aplikasi pemberiannya sangat mudah, karena dilengkapi pipet dalam kemasannya, dapat diberikan secara langsung atau dapat di campur dengan pakan tanpa merubah rasa pada pakan hewan. Selain untuk kucing, herbafit juga dapat diberikan pada anjing. Dosis kucing 0,5 ml/hari sedangkan dosis anjing 0,2/bb/hari. Kini produk ini sudah tersedia di 200 outlet di Indonesia. Dengan pencegahan dini, kucing dapat terlindungi dari infeksi dampak perubahan musim. Pembelian secara online juga bisa melalui Customer Service Herbafit di WA : 085722854400 (Free Konsultasi Masalah Kucing).

 

Ditulis Oleh:

Sri Wariska

Pendidikan Kedokteran Hewan

Institut Pertanian Bogor

Leave a comment

Your email address will not be published.


*