Susah-Mudah Pelihara Kucing Hutan, Ini Caranya

kucing hutan

KUCING hutan merupakan hewan yang dilindungi undang-undang. Jadi, tidak sembarangan Anda bisa memilikinya. Pun binatang ini tak begitu saja bisa diperjualbelikan. Bahkan, ada sanksi pindana bila melakukan pemburuan kucing hutan, lalu membuka transaksi bebas atas binatang ini.

Namun bagi Anda yang sudah terlanjur memelihara, serta memiliki izin atas kepemilikannya, dan belum tahu bagaimana membesarkan kucing hutan, maka sejumlah tips ini diharap bisa membantu Anda dalam merawat hewan tersebut, karena salah penanganan bisa membuat kucing ini mati.

Kucing hutan sangat berbeda dengan kebanyakan kucing pada umumnya. Hewan ini memang bukan untuk peliharaan karena habitat asli mereka adalah hutan. Mulai dari makanan sampai cara perawatannya tentu tak bisa disamakan dengan kucing rumahan.

Kucing Hutan

Kucing rentan sakit

Kucing ini sangat rentan sakit. Begitu juga dari segi fisik dan daya tahan tubuhnya yang tergolong rapuh. Umumnya, karnivora satu ini mudah terjangkit penyakit distemper. Bila terdiagnosa sakit, segeralah bawa kucing tersebut ke dokter hewan.

Berikanlah daging segar

Pakan untuk jenis kucing satu ini memang harus khusus. Karena mereka adalah penghuni hutan, tentu jangan berikan makanan olahan terlebih dahulu. Kucing ini terbiasa dengan pakan alami, maka berikanlah daging segar. Pelan-pelan baru mulai beralih ke pakan-pakan pasaran.

Siapkan kandang nyaman

Bila kucing rumahan lebih senang bermalas-malasan, kucing hutan cenderung aktif. Maka siapkan kandang yang nyaman untuk mereka. Agar mereka tak merasa stress, maka usahakan agar kandangnya cukup luas sehingga mereka bisa bergerak bebas.

Kucing Hutan

Ajari kucing beradaptasi

Bila Anda memiliki kucing hutan, jangan anggap hewan ini seperti kebanyakan kucing pada umumnya. Peralihan tempat dari habitat asli ke rumah adalah hal yang membuat mereka stres, jadi mulai ajarkan mereka beradaptasi. Caranya, biarkan mereka di kandang beberapa hari.

Perhatikan kehangatan kandang

Ini khusus kucing hutan yang masih bayi. Seperti sebagian besar hewan, kucing rumahan dan kucing hutan bayi sama-sama memerlukan tempat hangat. Bila tak ada induknya, sebaiknya Anda siapkan kandang hangat dengan memberi alas selimut atau kain di kandangnya.

Jaga kebersihannya

Karena kucing ini rentan terserang penyakit, maka perawatan terhadap kucing hutan harus betul-betul diperhatikan. Mandikan kucing Anda setidaknya satu minggu sekali. Berikan shampo khusus kucing untuk merawat bulu-bulu mereka agar tumbuh lebat dan wangi.

Lantaran kucing ini tak bisa dipelihara sembarangan oleh anda pencinta binatang, maka harga atas hewan ini cukup tinggi. Semua terkait kucing hutan mulai dari perizinan dan sanksinya bisa Anda cek dalam UU No. 5 Tahun 1990 dan PP No. 7 Tahun 1999.

Be the first to comment on "Susah-Mudah Pelihara Kucing Hutan, Ini Caranya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*